Mari Bermain Lagi dengan Perasaan

Sudah cukup lama saya memiliki rasa takut terhadap ketinggian. Meskipun tidak sampai fobia, perasaan takut yang menyebar di sekujur tubuh ketika berada di jembatan penyebrangan, misalnya, cukup mengganggu buat saya.

Dan, jadilah kemarin pagi sebuah kesempatan belajar datang kepada saya. Saya ‘harus’ menyebrangi sebuah jembatan penyebrangan di daerah Sudirman. Ada 2 tujuan saya menyebrangi jembatan tersebut: saya memang akan menuju sebuah tempat dan menyampaikan undangan kepada seorang teman di tempat yang berdekatan.

(more…)

Kebohongan Yang Layak Untuk Dipercaya

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Trebuchet MS”; panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>

Jika Anda terkejut dengan judul di atas, begitu pula yang saya rasakan ketika pertama kali mendengarnya dari dua orang ‘gila’ yang membangun model NLP. Betapa tidak, saya yang sudah merasa mengeluarkan effort yang cukup besar untuk mempelajari ilmu yang saya anggap berharga ini, rupanya berakhir dengan sebuah kesimpulan bahwa NLP adalah ‘kebohongan’.

(more…)

Karena Kamu Istriku, Maka Aku Boleh Berkata Kasar Padamu

Sebuah pelajaran menarik baru saja saya temukan dalam sebuah buku karya Richard Bandler. Saya tidak ingat persis bagaimana kalimatnya, namun kurang lebih isinya adalah seperti ini.

“Anda bisa tersenyum jika ada seseorang yang tidak Anda kenal melakukan kesalahan kecil kepada Anda, seperti menyenggol atau menumpahkan sesuatu. Tapi entah mengapa, jika hal itu dilakukan oleh istri Anda, maka ia akan menjadi sebuah permasalahan besar. Anda juga hanya akan akan komplain ringan jika ada seorang pelayan lupa membawakan pesanan Anda, namun akan marah besar jika suami Anda pulang tanpa membawakan apa yang Anda pesan.”

(more…)