Coaching Insight #6: Coaching dan Perubahan Budaya Organisasi

Beberapa tahun memfasilitasi organisasi untuk membenahi budaya mereka menguatkan kesimpulan bahwa kunci utama ada pada kepemimpinan. Jadi paham jika Edgar Schein menjuduli buku fenomenal beliau dengan Organizational Culture and Leadership. Sebab pertama-tama, pemimpin lah yang membentuk budaya, baru kemudian budaya yang akan membentuk bagaimana kepemimpinan dijalankan. Tidak mengherankan pula jika Carolyn Taylor, konsultan spesialis budaya organisasi itu pun memberi tajuk buku panduan perubahan budaya yang ia tulis dengan Walking the Talk. Sebab titik awal perubahan budaya adalah perubahan pada diri para pemimpin yang sungguh-sungguh menjalankan perilaku sesuai budaya baru yang telah disepakati.

Pemimpin, kata Daniel Goleman, ibarat seseorang pemain teater yang berdiri di bawah sorotan lampu panggung. Ketika belum menjabat, perilakunya tak jadi masalah. Tapi begitu menjabat, tiap gerak-geriknya berpengaruh besar bagi tim. Padahal, orang-orang yang berada (more…)

Coaching Insight #5: Satu-satunya Cara

Saat berbagi tentang coaching, kerap saya dapati pertanyaan dan pernyataan dari sobat-sobat yang mengungkapkan kesulitan mereka menjalankan beberapa kompetensi coaching. “Susah juga ya, nggak boleh ngasih tahu, nggak boleh mengarahkan. La kalau mereka memang perlu pengarahan dan diberi tahu gimana?” tanya mereka.

Pertanyaan dan pernyataan senada ini, hemat saya, lahir dari pemahaman yang belum mendalam tentang posisi coaching di antara metode pembelajaran lainnya. Coaching, bukanlah menggantikan konseling, training, dan mentoring. Coaching, mengisi sebuah ruang yang memang tidak bisa diisi dengan metode lain.

(more…)